Pendidikan kecakapan hidup
memiliki tujuan dan manfaat yang sangat banyak demi tercapainya kehidupan yang
layak bagi seorang manusia. Diantara tujuanya yaitu.
1.
memberdayakan aset kualitas batiniyah, sikap, dan perbuatan lahiriyah
peserta didik melalui pengenalan (logos), penghayatan (etos), dan pengalaman
(patos) nilai-nilai kehidupan sehari-hari sehingga dapat digunakan untuk
menjaga kelangsungan hidup dan perkembangannya.
2.
memberikan wawasan yang luas tentang pengembangan karir, yang dimulai
dari pengenalan diri, eksplorasi karir, orientasi karir, dan penyiapan karir.
3.
memberikan bekal dasar dan
latihan-latihan yang dilakukan secara benar mengenai nilai-nilai kehidupan
sehari-hari yang dapat memampukan peserta didik untuk berfungsi menghadapi
kehidupan masa depan yang sarat kompetisi dan kolaborasi sekaligus.
4.
mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sekolah melalui pendekatan
manajemen berbasis sekolah dengan mendorong peningkatan kemandirian sekolah,
partisipasi stakeholders, dan fleksibilitas pengelolaan sumber daya sekolah.
5.
memfasilitasi peserta didik dalam memecahkan permasalahan kehidupan yang
dihadapi sehari-hari, misalnya kesehatan mental, dan fisik, kemiskinan,
kriminal, pengangguran, lingkungan sosial dan pisik, narkoba, kekerasan, dan
kemajuan ipteks.
Pendidikan kecakapan hidup
memberikan manfaat pribadi peserta didik dan manfaat sosial bagi masyarakat.
Bagi peserta didik, pendidikan kecakapan hidup dapat meningkatkan kualitas
berfikir, kualitas kalbu, dan kualitas fisik. Peningkatan kualitas tersebut
pada gilirannya akan dapat meningkatkan pilihan-pilihan dalam kehidupan
individu, misalnya karir, penghasilan, pengaruh, prestise, kesehatan jasmani
dan rohani, peluang, pengembangan diri, kemampuan kompetitif, dan kesejahteraan
pribadi. Sedangkan bagi masyarakat, pendidikan kecakapan hidup dapat
meningkatkan kehidupan yang maju dan madani dengan indikator-indikator adanya:
peningkatan kesejahteraan sosial, pengurangan perilaku destruktif sehingga
dapat mereduksi masalah-masalah sosial, dan pengembangan masyarakat yang secara
harmonis mampu memadukan nilai-nilai religi, teori,solidaritas, ekonomi, kuasa
dan seni (cita rasa).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar